Rabu, 09 Mei 2012

PROPOSAL PERTANDINGAN FUTSAL







PENDAHULUAN
“Mensana in corporesano” di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat merupakan hal yang tak asing bagi kita. Kesehatan merupakan hal yang terpenting bagi tubuh. Semua aktifitas didalam tubuh akan berkembang secara maksimal, dengan demikian segala aktifitas belajar, bekerja, dan berfikir akan terealisasi dengan cepat dan akurat, aktifitas membangun bangsa dan negara terlaksana dengan baik dan lancar.
Putra Batara Desa Air gading mengajak untuk menggerakan semua anggota tubuh demi terjalinnya fungsi tubuh yang sehat dan tercapainya segala aktifitas-aktifitas diluar. Hingga tercapainya vission,event organizer Batara mengadakan sebuah kejuaraan terbuka futsal competition Batara cup 2012
Kegiatan ini merupakan agenda tiap tahun dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia.

VISI
“MENCIPTAKAN MASYARAKAT YANG SEHAT, BUGAR DAN MELAHIRKAN TUNAS-TUNAS YANG BERJAYA ”

MISI
1.      Mempererat tali silaturahmi antar sesama masyarakat pecinta dan pemain olahraga futsal.
2.      Menumbuh-kembangkan olahraga futsal dikalangan generasi muda.
3.      Merangsang prestasi para pemain pemula.
4.      Mendukung dan membantu program-program pemerintah dibidang Olahraga.

TUJUAN
1.        Memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-67
2.        Menjalin tali silaturahmi
3.        Menjunjung tinggi sportifitas
4.        Menjadikan putra-putra bangsa yang sehat dan kuat
5.        Mengeratkan tali persaudaraan dengan masyarakat Air gading dan sekitarnya
6.        Sebagai bentuk sumbangsih untuk kemajuan persepak bolaan Air gading
7.        Mengadakan tontonan hiburan bagi masyarakat
8.        Sebagai wadah bagi mereka penggemar futsal, serta dalam rangka pencarian bakat para pemuda

KEGIATAN
Kegiatan ini bernama “kejuaraan Terbuka Futsal Competition BATARA CUP 2012” antar club se-wilayah Baturaja Barat. Dengan mengambil tema “Get your Spirit with Us…..!!!” pemain dengan penuh semangat, memperlihatkan aksi dan skill yang tinggi ditunjukan di lapangan.
Pelaksanaan Kegiatan
Hari / tanggal  : Selasa s.d. Jum’at / 14 s.d. 17 Agustus 2009
Waktu             : Pukul 15.00 s.d. selesai
Tempat            :Lapangan Batara Group futsal Desa Airgading Kecamatan BaturajaBarat Kabupaten Ogan Komering Ulu
Sasaran Kegiatan ini meliputi para penggemar olahraga futsal wilayah Baturaja Barat, yang di target peserta sebanyak 12. Teknis dan jadwal kegiatan Kompetisi futsal ini adalah sebagai berikut:
Pertandingan ini hanya diikuti 12 team dan menggunakan SISTEM GUGUR Skema Pertandingan:




 
 
Jadwal kegiatan
PENYISIHAN
Hari, tanggal
pertandingan
Selasa, 14 Agustus 2012
B vs C
D vs E

Selasa, 14 Agustus 2012
H vs I
J  vs K

PERDELAPAN FINAL
Hari, tanggal
Pertandingan
Rabu,  15 Agustus 2012
A vs Winner (B/C)                                                   I
F  vs Winner (D/E)                                                  II
Rabu,  15 Agustus 2012
G vs Winner (H/I)                                                 III
L  vs Winner (J/K)                                                 IV

SEMI FINAL
Hari, tanggal
Pertandingan
Kamis, 16 Agustus 2012
Winner (I)     vs Winner (II)                               X
Kamis, 16 Agustus 2012
Winner (III)   vs Winner (IV)                            Y

FINAL
Hari, Tanggal
Pertandingan
Jum’at, 17 Agustus 2012
Winner (X) vs Winner (Y)


 
KEPANITIAAN
Pelindung                    : LILI
                                     (Kepala Desa Air Gading)
Penaggung jawab        : SOPIAN AZIZ
                                     (Ketua Blok Desa Air Gading)
                                    HENDRI P A
                                    (Karang Taruna Desa Air Gading)
Scering Commite        : ANDI JIMAT
  ARIS PRABOWO  
Ketua                          : IRPAN NOPRIANSAH
Sekretaris                    : RIDHO GUSTI AGUNG
Bendahara                   : NADYIA TAHZANI
Koordinator :
Divisi Acara   
: YOGI SISU
TATAK GODEK
DEDE MANCE

Divisi Pubdekdok
: NAWIN
  YANUAR

Divisi Konsumsi
: ALYIA PUTRI MARDIA
  MEYLIA CANTIA BELLA

Divisi Usda
: DINA NOVENSI
DWI ANGGRAINI
NUR

Divisi Perkap
: AURIA AJO
JHON CAPLANG

















ANGGARAN DANA

Pemasukan
Pendaftaran 24 X 50.000                                           Rp    1.200.000,00
Sponsorship                                                               Rp    4.000.000,00
Donatur                                                                    Rp  2.700.000,00                                                        Jumlah                                                                   Rp   7.900.000,00

Pengeluaran
v   Kesekretariatan
§   Jilid Proposal (roling) 5 @ Rp 5000,00                  Rp      50.000,00
§   Pembuatan proposal                                               Rp      30.000,00
§   Alat Tulis                                                                Rp      70.000,00
§   Kertas HVS 1 rim                                                   Rp      30.000,00
§   Kaos Panitia 20 x @ Rp 20.000                             Rp     400.000,00
§   ID card 20 @ Rp 8000                                           Rp     160.000,00
Jumlah                                                                   Rp    740.000,00
v   Usaha Dana
§  Transportasi 10 Liter X 3 motor                             Rp    100.000,00
§  Map 10 x @Rp 500,00                                           Rp        5.000,00
Jumlah                                                                   Rp    105.000,00
v   Acara
·         Wasit 2 x @ 400.000,-                                            Rp    800.000,00
·         Konsumsi wasit                                                      Rp.   100.000,00
·         Reporter pertandingan                                            Rp    300.000,00
·         Hadiah juara                                                           Rp 3.000.000,00
Jumlah                                                                    Rp 4.200.000,00
                                                                               
v   Publikasi, Dekorasi, dan Perlengkapan
Ø  Back Droop 1,5 X 2  Meter @ Rp 50.000,00        Rp    125.000,00
Ø  Spanduk (ukuran 5 X 1 M) 2 @ Rp 100.000,00    Rp    200.000,00
Ø  Transportasi 10 Liter @ Rp 5.000,00                     Rp     50.000,00
Ø  Foto Copy Pamflet 200 lembar @ Rp 200,00        Rp      40.000,00
Ø  Perawatan Lapangan                                              Rp    300.000,00
Ø  Perlengkapan Pertandingan                                    Rp    300.000,00
Ø  Pagar Lapangan                                                      Rp    800.000,00
Ø  Bola Futsal 2 X Rp 200.000,00                              Rp    400.000,00
Ø  Sewa sound dan speaker (Toa)                               Rp     400.000,00
Total Anggaran Pubdekap                                  Rp . 2.615.000,00
v  Dokumentasi
§  Film 2 rol @ Rp 30.000,00                                     Rp      60.000,00
§  Cuci Cetak 2 rol @ Rp 80.000,00                          Rp    160.000,00
Total Anggaran Dokumentasi                             Rp    240.000,00

REKAPITULASI
Sekretaris                                                                   Rp     740.000,00
Usaha Dana                                                               Rp     105.000,00         
Acara                                                                          Rp  4.200.000,00
Publikasi, dekorasi, dan perlengkapan                   Rp  2.615.000,00
Dokumentasi                                                              Rp     240.000,00       
JUMLAH                                                                   Rp  7.900.000,00

 Terbilang :  “Tujuh juta sembilan  ratus  ribu rupiah”





PENUTUP
Demikian Proposal ini kami buat sebagai bentuk sumbangsih terhadap dunia olahraga, khususnya kalangan para pemuda calon penerus bangsa di wilayah Sindangwangi. Semoga dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan sasaran dan tujuan serta mendapat dukungan dari berbagai pihak, karena keberhasilan suatu usaha tidak hanya ditentukan oleh dedikasi, loyalitas dan dana yang tersedia melainkan adanya kerjasama yang baik.
 Akhirnya kepada Tuhan yang maha esa jualah kita serahkan segalanya semoga rahmat dan hidayahnya senantiasa dilimpahkan kepada kita, Amin.. 
                                                 Air gading, 22 Maret 2012

PANITIA FUTSAL COMPETITION BATARA CUP 2012

Ketua

IRPAN NOPRIANSAH
Sekretaris

RIDHO GUSTI AGUNG
      Mengetahui,
Ketua Karang Taruna
Desa Air gading


HENDRI P.A
Kepala Blok Arga
Desa Air gading


SOPIAN AZIZ
Menyetujui,
Kepala Desa Air gading


LILI

OLAHRAGA AEROBIK & ANAEROBIK


Olahraga aerobik

Olahraga aerobik adalah olahraga yang dilakukan secara terus-menerus dimana kebutuhan oksigen masih dapat dipenuhi tubuh.
Sebagai contoh olahraga aerobik adalah
 jogging, saat melakukan jogging kebutuhan oksigen masih dapat dipenuhi karena jogging tidak memerlukan kecepatan termasuk olahraga yang intensitasnya rendah dan volumenya tinggi sehingga lama terjadinya penumpukan asam laktat .
 senam, pada senam juga termasuk olahraga aerobik karena kebutuhan oksigen dalam tubuh dapat terpenuhi dengan cepat.
Berseeda, karena dalam bersepeda intensitasnya rendah sehingga dapat dilakukan secara kontiyu.

Olahraga anaerobik

Olahraga anaerobik adalah olahraga dimana kebutuhan oksigen tidak dapat dipenuhi seluruhnya oleh tubuh.
Sebagai contoh
lari sprint 100 M, karena pada lari sprint 100 M memerlukan Kecepatan sehingga daya tahan tubuh cepat berkurang sehingga penumpukan asam laktat cepat terjadi .
angkat berat, karena dalam angkat besi memberikan aktivitas seperti melakukan kontraksi daya ledak otot untuk mengangkat beban, aktivitas ini membutuhkan tenaga besar dalam waktu singkat  sehingga dapat mengakibatkan cepatnya penumpukan asam laktat.
loncat jauh, karena loncat jauh adalah olahraga yang intensitasnya tinggi yang membutuhkan energi secara cepat dalam waktu yang singkat untuk mendapatkan gerakan-gerakan/aktivitas sepeti meloncat. Sehingga dapat cepat mengakibatkan penumpukan asam laktat.

Proses pembentukan ATP dalam otot secara sederhana dapat diperoleh melalui tiga cara, yaitu sebagai berikut:


a. Sistem ATP - PC (Phosphagen System);
- ATP ADP + Pi + Energi
ATP yang tersedia dapat digunakan untuk aktivitas fisik selama
1-2 detik.
- CP + ADP C + ATP.
ATP yang terbentuk dapat digunakan untuk aktivitas fisik selama
6-8 detik.
b. Sistem Glikolisis Anaerobik (Lactic Acid System);
Glikogen/glukosa + ADP + Pi ATP + Asam laktat
ATP terbentuk dapat digunakan untuk aktivitas fisik selama 45 - 120 detik.
c. Sistem Erobic (Aerobic System) dimana sistem ini meliputi oksidasin karbohidrat dan lemak.
Glikogen + ADP + Pi + O2 CO2 + H2O + ATP
ATP yang terbentuk dapat digunakan untuk aktivitas fisik dalam
waktu relatif lama.

TUJUAN, FUNGSI DAN MANFAAT FILSAFAT



Diposkan oleh sunny di 08:55 . Kamis, 02 April 2009

Tujuan, fungsi dan manfaat filsafat
Menurut Harold H. Titus, filsafat adalah suatu usaha memahami alam semesta, maknanya dan nilainya. Apabila tujuan ilmu adalah kontrol, dan tujuan seni adalah kreativitas, kesempurnaan, bentuk keindahan komunikasi dan ekspresi, maka tujuan filsafat adalah pengertian dan kebijaksanaan (understanding and wisdom).
Dr Oemar A. Hoesin mengatakan: Ilmu memberi kepada kita pengatahuan, dan filsafat memberikan hikmah. Filsafat memberikan kepuasan kepada keinginan manusia akan pengetahuan yang tersusun dengan tertib, akan kebenaran. S. Takdir Alisyahbana menulis dalam bukunya: filsafat itu dapat memberikan ketenangan pikiran dan kemantapan hati, sekalipun menghadapi maut. Dalam tujuannya yang tunggal (yaitu kebenaran) itulah letaknya kebesaran, kemuliaan, malahan kebangsawanan filsafat di antara kerja manusia yang lain. Kebenaran dalam arti yang sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya baginya, itulah tujuan yang tertinggi dan satu-satunya.
Bagi manusia, berfilsafat itu bererti mengatur hidupnya seinsaf-insafnya, senetral-netralnya dengan perasaan tanggung jawab, yakni tanggung jawab terhadap dasar hidup yang sedalam-dalamnya, baik Tuhan, alam, atau pun kebenaran. Radhakrishnan dalam bukunya, History of Philosophy, menyebutkan: Tugasfilsafat bukanlah sekadar mencerminkan semangat masa ketika kita hidup, melainkan membimbingnya maju. Fungsi filsafat adalah kreatif, menetapkan nilai, menetapkan tujuan, menentukan arah dan menuntun pada jalan baru. Filsafat hendaknya mengilhamkan keyakinan kepada kita untuk menompang dunia baru, mencetak manusia-manusia yang menjadikan penggolongan-penggolongan berdasarkan 'nation', ras, dan keyakinan keagamaan mengabdi kepada cita mulia kemanusiaan.

            Filsafat tidak ada artinya sama sekali apabila tidak universal, baik dalam ruang lingkupnya maupun dalam semangatnya. Studi filsafat harus membantu orang-orang untuk membangun keyakinan keagamaan atas dasar yang matang secara intelektual. Filsafat dapat mendukung kepercayaan keagamaan seseorang, asal saja kepercayaan tersebut tidak bergantung pada konsepsi prailmiah yang usang, yang sempit dan yang dogmatis. Urusan (concerns) utama agama ialah harmoni, pengaturan, ikatan, pengabdian, perdamaian, kejujuran, pembebasan, dan Tuhan.
Berbeda dengan pendapat Soemadi Soerjabrata, yaitu mempelajari filsafat adalah untuk mempertajamkan pikiran, maka H. De Vos berpendapat bahwa filsafat tidak hanya cukup diketahui, tetapi harus dipraktekkan dalam hidup sehari-sehari. Orang mengharapkan bahwa filsafat akan memberikan kepadanya dasar-dasar pengetahuan, yang dibutuhkan untuk hidup secara baik. Filsafat harus mengajar manusia, bagaimana ia harus hidup secara baik. Filsafat harus mengajar manusia, bagaimana ia harus hidup agar dapat menjadi manusia yang baik dan bahagia. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa tujuan filsafat adalah mencari hakikat kebenaran sesuatu, baik dalam logika (kebenaran berpikir), etika (berperilaku), maupun metafisik (hakikat keaslian).

Aliran-aliran dalam filsafat
Aliran-aliran yang terdapat dalam filsafat sangat banyak dan kompleks. Di bawah ini akan kita bicarakan aliran metafisika, aliran etika, dan aliran-aliran teori pengetahuan.

a. Aliran-aliran metafisika
Menurut Prof. S. Takdir Alisyahbana, metafisika ini dibagi menjadi dua golongan besar, yaitu (1) yang mengenai kuantitas (jumlah) dan (2) yang mengenai kualitas (sifat).Yang mengenai kuantitas terdiri atas (a)monisme, (b) dualisme, dan (c) pluralisme. Monisme adalah aliran yang mengemukakan bahwa unsur pokok segala yang ada ini adalah esa (satu). Menurut Thales: air menurut Anaximandros: 'apeiron' menurut Anaximenes: udara. Dualisme adalah aliran yang berpendirian bahwa unsure pokok sarwa yang ada ini ada dua, yaitu roh dan benda. Pluralisme adalah aliran yang berpendapat bahwa unsur pokok hakikat kenyataan ini banyak. Menurut Empedokles: udara, api, air dan tanah. Yang mengenai kualitas dibagi juga menjadi dua bagian besar, yakni (a) yang melihat hakikat kenyataan itu tetap, dan (b) yang melihat hakikat kenyataan itu sebagai kejadian.
Yang termasuk golongan pertama (tetap) ialah: " Spiritualisme, yakni aliran yang berpendapat bahwa hakikat itu bersifat roh. " Materialisme, yakni aliran yang berpendapat bahwa hakikat itu bersifat materi. Yang termasuk golongan kedua (kejadian) ialah: " Mekanisme, yakni aliran yang berkeyakinan bahwa kejadian di dunia ini berlaku dengan sendirinya menurut hukum sebab-akibat. " Aliran teleologi, yakni aliran yang berkeyakinan bahwa kejadian yang satu berhubungan dengan kejadian yang lain, bukan oleh hukum sebab-akibat, melainkan semata-mata oleh tujuan yang sama. " Determinisme, yaitu aliran yang mengajarkan bahwa kemauan manusia itu tidak merdeka dalam mengambil putusan-putusan yang penting, tetapi sudah terpasti lebih dahulu. " Indeterminisme, yaitu aliran yang berpendirian bahwa kemauan manusia itu bebas dalam arti yang seluas-luasnya.

b. Aliran-aliran etika
Aliran-aliran penting dalam etika banyak sekali, diantaranya ialah:
·         Aliran etika nuturalisme, yaitu aliran yang beranggapan bahwa kebahagiaan manusia itu diperoleh dengan menurutkan panggilan natural (fitrah) kejadian manusia sekali.
·         Aliran etika hedonisme, yaitu aliran yang berpendapat bahwa perbuatan susila itu ialah perbuatan yang menimbulkan 'hedone' (kenikmatan dan kelazatan).
·         Aliran etika utilitarianisme, yaitu aliran yang menilai baik dan buruknya perbuatan manusia ditinjau dari kecil dan besarnya manfaat bagi manusia (utility = manfaat).
·         Aliran etika idealisme, yaitu aliran yang menilai baik buruknya perbuatan manusia janganlah terikat pada sebab-musabab lahir, tetapi haruslah didasarkan atas prinsipkerohanian (idea) yang lebih tinggi.
·         Aliran etika vitalisme, yaitu aliran yang menilai baik-buruknya perbuatan manusia itu sebagai ukuran ada atau tidak adanya daya hidup (vital) yang maksimum mengendalikan perbuatanitu.
·         Aliran etika theologis, yaitu aliran yang berkeyakinan bahwa ukuran baik dan buruknya perbuatan manusia itu dinilai dengan sesuai atau tidak sesuainya dengan perintah Tuhan (Theos = Tuhan).


c. Aliran-aliran teori pengetahuan
Aliran ini mencoba menjawab pertanyaan, bagaimana manusia mendapat pengetahuannya sehingga pengetahuan itu benar dan berlaku. Pertama, golongan yang mengemukakan asal atau sumber pengetahuan. Termasuk ke dalamnya: " Rationalisme, yaitu aliran yang mengemukakan bahwa sumber pengetahuan manusia ialah pikiran, rasio dan jiwa manusia. " Empirisme, yaitu aliran yang mengatakan bahwa pengetahuan manusia itu berasal dari pengalaman manusia, dari dunia luar yang ditangkap pancainderanya. " Kritisisme (transendentalisme), yaitu aliran yang berpendapat bahwa pengetahuan manusia itu berasal dari luar maupun dari jiwa manusia itu sendiri.
" Kedua, golongan yang mengemukakan hakikat pengetahuan manusia. Termasuk ke dalamnya: " Realisme, yaitu aliran yang berpendirian bahwa pengetahuan manusia itu adalah gambar yang baik dan tepat dari kebenaran dalam pengetahuan yang baik tergambarkan kebenaran seperti sungguh-sungguhnya ada. " Idealisme, yaitu aliran yang berpendapat bahwa pengetahuan itu tidak lain daripada kejadian dalam jiwa manusia, sedangkan kenyataan yang diketahui manusia itu sekaliannya terletak di luarnya.
d. Aliran-aliran lainnya dalam filsafat
Di samping aliran-aliran di atas, masih banyak aliran yang lain dalam filsafat. Aliran-aliran itu antara lain ialah:
·         Eksistensialisme, yaitu aliran yang berpendirian bahwa filsafat harus bertitik tolak pada manusia yang kongkret, yaitu manusia sebagai eksistensi, dan sehubungan dengan titik tolak ini. maka bagi manusia eksistensi itu mendahului esensi.
·         Pragmatisme, yaitu aliran yang beranggapan bahwa benar dan tidaknya sesuatu ucapan, dalil, atau teori, semata-mata bergantung pada berfaedah atau tidaknya ucapan, dalil atau teori tersebut bagi manusia untuk bertindak di dalam kehidupannya.
·         Fenomenologi, yaitu aliran yang berpendapat bahwa hasrat yang kuat untuk mengerti yang sebenarnya dan keyakinan bahwa pengertian itu dapat dicapai jika kita mengamati fenomena atau pertemuan kita dengan realitas.
·         Positivisme, yaitu aliran yang berpendirian bahwa filsafat hendaknya semata-mata berpangkal pada peristiwa yang positif, artinya peristiwa-peristiwa yang dialami manusia.
·         Aliran filsafat hidup, yaitu aliran yang berpendapat bahwa berfilsafat barulah mungkin jika rasio dipadukan dengan seluruh kepribadian sehingga filsafat itu tidak hanya hal yang mengenai berpikir saja, tetapi juga mengenai ada, yang mengikutkan kehendak, hati, dan iman, pendeknya seluruh hidup.

Fungsl Filsafat
Filsafat sangat berguna karena dengan belajar filsafat, kita semakin mampu menangani pertanyaan-pertanyaan mendasar (makna realitas dan tanggung jawab) yang tidak terletak dalam wewenang metode ilmu-ilmu khusus.
·         Berfilsafat mengajak manusia bersikap arif, berwawasan luas terhadap berbagai problem yang dihadapi. Manusia diharapkan mampu memecahkan problem tersebut dengan cara mengidentifikasikannya agar jawaban-jawaban dapat diperoleh dengan mudah.
·         Filsafat dapat membentuk pengalaman kehidupan seseorang secara lebih kreatif atas dasar pandangan hidup atau ide-ide yang muncul karena keinginannya.
·         Filsafat dapat membentuk sikap kritis seseorang dalam menghadapi permasalahan, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun kehidupan lainnya (interaksi dengan masyarakat, komunitas, agama, dan hal-hal lain di luar dirinya) secara lebih rasional, lebih arif, dan tidak terjebak dalam fanatisme yang berlebihan.
·         Terutama bagi para ilmuwan atau para mahasiswa dibutuhkan kemampuan menganalisis, yaitu analisis kritis secara komprehensif dan sintesis atas berbagai permasalahan ilmiah yang dituangkan dalam suatu riset atau kajian ilmiah lainnya. Filsafat dilaksanakan dalam suatu suasana pengetahuan yang mementingkan kontrol atau pengawasan. Oleh karena itu, nilai ilmu pengetahuan timbul dari fungsinya, sedangkan fungsi filsafat timbul dari nilainya.

Fungsi Filsafat Ilmu

Filsafat ilmu merupakan salah satu cabang dari filsafat. Oleh karena itu, fungsi filsafat ilmu kiranya tidak bisa dilepaskan dari fungsi filsafat secara keseluruhan, yakni :
·         Sebagai alat mencari kebenaran dari segala fenomena yang ada.
·         Mempertahankan, menunjang dan melawan atau berdiri netral terhadap pandangan filsafat lainnya.
·         Memberikan pengertian tentang cara hidup, pandangan hidup dan pandangan dunia.
·         Memberikan ajaran tentang moral dan etika yang berguna dalam kehidupan Menjadi sumber inspirasi dan pedoman untuk kehidupan dalam berbagai aspek kehidupan itu sendiri, seperti ekonomi, politik, hukum dan sebagainya. Disarikan dari Agraha Suhandi (1989)
            Sedangkan Ismaun (2001) mengemukakan fungsi filsafat ilmu adalah untuk memberikan landasan filosofik dalam memahami berbagi konsep dan teori sesuatu disiplin ilmu dan membekali kemampuan untuk membangun teori ilmiah. Selanjutnya dikatakan pula, bahwa filsafat ilmu tumbuh dalam dua fungsi, yaitu: sebagai confirmatory theories yaitu berupaya mendekripsikan relasi normatif antara hipotesis dengan evidensi dan theory of explanation yakni berupaya menjelaskan berbagai fenomena kecil ataupun besar secara sederhana.