Rabu, 09 Mei 2012

ANALISIS GERAK PADA CABANG OLAHRAGA SEPAKBOLA


ANALISIS  GERAK  PADA CABANG OLAHRAGA SEPAKBOLA
(@irpanSport91)


A.    Teknik Dasar
Teknik dasar dalam cabang olahraga sepakbola ada 3 yaitu:
1.      Menendang (passing dan shooting)
      Merupakan suatu usaha untuk memindahkan bola dari suatu tempat ketempat lain dengan menggunakan kaki atau bagian kaki. Menendang bola dapat dilakukan dalam keadaan bola diam, menggelinding maupun melayang di udara.
Tujuan menendang :
  •  Untuk memberikan bola kepada teman
  • Memasukan bola ke gawang lawan
  • Untuk menghidupkan bola kembali setelah terjadi suatu pelanggaran seperti tendangan bebas, tendangan penjuru, tendangan gawang dan sebagainya.
  • Untuk melakukan clearing untuk pembersihan dengan menyapu bola yang berbahaya didaerah sendiri atau usaha membendung serangan lawan pada daerah pertahanan sendiri.
2.      Menahan dan mengontrol bola (stopping)
      Merupakan usaha untuk menghentikan atau mengambil bola untuk selanjutnya dikuasai sepenuhnya. Dengan demikian bola akan dapat dimainkan selanjutnya baik dalam menyusun serangan begitu juga dalam membangun serangan balik. Jadi tindakan menahan bola merupakan pendahuluan dari mengontrol bola. Beberapa prinsip yang perlu diketahui dalam menahan bola :
  •  Bola harus didatangi atau harus memotong jalannya bola
  • Diambil dengan bagian tubuh yang dilemaskan
  • Menguasai situasi dimana lawan  berada
  • Setelah sentuhan pertama bola harus sudah dikuasai sepenuhnya.
3.      Menggiring bola (dribbeling)
      Merupakan teknik dalam usaha bola dari suatu daerah kedaerah lain pada saat permainan sedang berlangsung beberapa prinsip yang perlu dilakukan untuk dapat menggiring bola dengan baik antara lain :
  • Bola harus dikuasai sepenuhnya berarti tidak mungkin dirampas lawan
  • Dapat menggunakan seluruh bagian kaki sesuai dengan tujuan apa yang ingin di capai
  • Dapat mengawasi situasi permainan pada waktu menggiring bola.
Tujuan dari menggiring bola adalah :
  • Untuk memindahkan daerah permainan
  • Untuk melewati lawan
  • Memancing lawan untuk mendekati bola hingga daerah penyurangan terbuka.
  • Untuk memperlambat tempo permainan.
B.     Karakteristik Kondisi Fisik
Kondisi fisik yang dipakai dalam gerakan-gerakan olahraga sepakbola adalah:
a.       Endurance (daya tahan)
Endurance digunakan pada saat permainan sepakbola terutama pada saat melakukan gerakan-gerakan berlari, melompat dan menpassing, daya tahan dalam waktu yang sedang (median durasi endurance) daya tahan otot (maskula endurance)
b.      Kekuatan (Strength)
Kekuatan juga dibutukan untuk gerakan-gerakan berlari, melompat dan shooting dan penjagaan terhadap lawan . Kekuatan yang dipakai adalah kekuatan daya tahan (maskular endurance), daya (power)  dan kekuatan relative.
c.       Kecepatan (Speed)
biasanya dipakai untuk lari, dan kecepatan yang dipakai adalah kecepatan siklis.
d.      Koordinasi (coordination)
Biasanya digunakan untuk gerakan shooting, dan passing untuk menyempurnakan antara gerakan kaki dan tangan.
e.       Flexibility
Biasanya digunakan untuk gerakan yang gesit untuk menerobos pertahan lawan.
f.       Daya ledak (explosive  power)
Biasa digunakan pada gerakan menendang dan menahan bola.
C.    Sistem Energi Predominan
  1. ATP-PC
Reaksi ini melepaskan energi yang disimpan untuk melakukan kegiatan shooting dan dribble.
  1. ATP-Pedan LA
Reaksi ini bertujuan agar saat melakukan dribble tubuh tidak mudah lelah karena reaksi ini menyimpan CO2, H2O dan energi.
  1. LA-02
Dalam aktifitas lari , asam laktat yang terbentuk yang menyebabkan kram otot dan harus dibutuhkan oksigen agar asam laktat yang terbentuk secara berlahan dapat menghidari kram otot.
  1. Oksigen (O2)
Melalui respirasi O2 yang dihirup kedalam tubuh, maka diperoleh energi yang melimpah sehingga dalam saat bermain sepakbola, paru-paru tidak kekurangan oksigen.
D.    Otot yang Berperan
  1. Pengerak Utama
·         Musculus quadriceps femoris, biceps femoris dan musculus tibialis anterior, tibialis posterior
Dipakai dalam gerakan menendang.
·         Musculus bicep  femoris, dan musculus quadriceps femoris.
Dipakai pada gerakan menendang, lari dan bertahan.
·         Musculus bicep femoris.
Dipakai pada saat shooting, lari dan bertahan.
  1. Penggerak Antagonis
·         Musculus bicep  femoris, dan musculus quadriceps femoris.
Terjadi pemendekan otot pada muschulus bicep femoris dan pemanjangan otot pada musculus quadriceps femoris.  
  1. Pengerak Sinergis
Pada gerakan menendang, menahan dan menggiring yaitu:
·         Musculus gluteus maximus.
·         Musculus quadriceps femoris.
·         Musculus bicep  femoris, semitendinousu dan semimembranousus.
·         Musculus tibialis anterior dan tibialis posterior.
     4. Pegerak Stabilitas
·         Musculus tensor fascia latae.
·         Musculus gastrocnemius.
·         Musculus tibialis anterior dan tibialis posterior.
E.     Sendi dan Gerakan Sendi
Sendi yang berfungsi adalah sendi engsel yaitu pada lutut (articulation genu), (articulation coxae) pada pinggang, (articulation talocruralis) pada pergelangan kaki. Gerakan sendi yang digunakan pada saat melakukan menendang, menahan dan menggiring adalah flexi, exsenti, pronasi dan supinasi.
F.     Mekanika Gerakan
1. Kinematika
Dalam waktu 2x45 menit team harus memasukkan bola sebanyak-bayaknya kegawang lawan agar memperoleh skor yang tinggi dan menjadi pemenang dalam permainan.
2. Kinetika
·         Dibutuhkan postur tubuh yang tinggi.
·         Teknik individu harus bagus & adanya motivasi diri dan team untuk menang.
·         Kondisi fisik harus maksimal.
·         Koordinasi gerak harus sejalan.
·         Pertahanan terhadap seragan lawan harus kuat.
·         Inteligensi taktis dan semangat kerjasama harus besar.

1 komentar: